Selasa, 20 Oktober 2015

TUGAS SOFTSKILL EKONOMI KOPERASI

TUGAS SOFTSKILL EKONOMI KOPERASI

SEJARAH KOPERASI
Kelompok 11
Anggota          :
1.     Caviny shella 22214293
2.     Aprilia melani
3.     Fani sara maulida 23214914
4.     Mega suci
Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
·        JENIS KOPERASI MENURUT FUNGSINYA
Ø  Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya.
Ø  Koperasi penjualan/pemasaran adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.
Ø  Koperasi produksi adalah koperasi yang menghasilkan barang dan jasa, dimana anggotanya bekerja sebagai pegawai atau karyawan koperasi. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi.
Ø  Koperasi jasa adalah koperasi yang menyelenggarakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya: simpan pinjamasuransiangkutan, dan sebagainya. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pengguna layanan jasa koperasi.
Ø  Apabila koperasi menyelenggarakan satu fungsi disebut koperasi tunggal usaha (single purpose cooperative), sedangkan koperasi yang menyelenggarakan lebih dari satu fungsi disebut koperasi serba usaha (multi purpose cooperative).
·        AWAL SEJARAH KOPERASI
Awal Sejarah koperasi singkat gerakan koperasi bermula pada abad ke-20 yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak sepontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya. Mereka mempersatukan diri untuk memperkaya dirinya sendiri, seraya ikut mengembangkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Koperasi tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang di timbulkan oleh sistem kapitalisme demikian memuncaknya. Beberapa orang yang penghidupannya sederhana dengan kemampuan ekonomi terbatas, terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara sepontan mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri dan manusia sesamanya.
Pada zaman Belanda pembentuk koperasai belum dapat terlaksana, karena:
1.      Belum ada instansi pemerintah ataupun badan non pemerintah yang memberikan penerangan dan penyuluhan tentang koperasi.
2.      Belum ada Undang-Undang yang mengatur kehidupan kopeasi.
3.      Pemerintah jajahan sendiri masih ragu-ragu menganjurkan koperasi karena pertimbangan politik, khawatir koperasi itu akan digunakan oleh kaum politik untuk tujuan yang membahayakan pemerintah jajahan itu.
4.      Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.
software koperasi
Setelah itu koperasi mulai cepat berkembang di Indonesia, hal ini juga didorong sifat orang-orang Indonesia yang cenderung bergotong royong dan kekeluargaan sesuai dengan prinsip koperasi. Bahkan untuk mengansitipasi perkembangan ekonomi yang berkembang pesat pemerintahan Hindia-Belanda pada saat itu mengeluarkan peraturan perundangan tentang perkoperasian. Pertama, diterbitkan Peraturan Perkumpulan Koperasi No. 43, Tahun 1915, lalu pada tahun 1927 dikeluarkan pula Peraturan No. 91, Tahun 1927, yang mengatur Perkumpulan-Perkumpulan Koperasi bagi golongan Bumiputra. Pada tahun 1933, Pemerintah Hindia-Belanda menetapkan Peraturan Umum Perkumpulan-Perkumpulan Koperasi No. 21, Tahun 1933. Peraturan tahun 1933 itu, hanya diberlakukan bagi golongan yang tunduk kepada tatanan hukum Barat, sedangkan Peraturan tahun 1927, berlaku bagi golongan Bumiputra.
jepang berhasil menguasai sebagian besar daerah asia, termasuk Indonesia, system pemerintahan pun berpindah tangan dari pemerintahan Hindia-Belanda ke pemerintahan Jepang. Jepang lalu mendirikan koperasikumiyai, namun hal ini hanya dimanfaatkan Jepang untuk mengeruk keuntungan, dan menyengsarakan rakyat Indonesia. Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.Sekaligus membentuk Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) yang berkedudukan di Tasikmalaya.
Lalu kita mengenal Moh. Hatta sebagai bapak koperasi. Beliau mengusulkan didirikannya 3 macam koperasi :
  1. Pertama, adalah koperasi konsumsi yang terutama melayani kebutuhan kaum buruh dan pegawai.
  2. Kedua, adalah koperasi produksi yang merupakan wadah kaum petani (termasuk peternak atau nelayan).
  3. Ketiga, adalah koperasi kredit yang melayani pedagang kecil dan pengusaha kecil guna memenuhi kebutuhan modal.
Bung Hatta mengatakan bahwa tujuan koperasi yang sebenarnya bukan mencari laba atau keuntungan, namun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bersama anggota koperasi.
SUMBER :

Senin, 29 Juni 2015

Tugas Perekonomian Indonesia

1. apa yang anda ketahui tentang perekonomian indonesia?
    perekonomian yang dijalankan bangsa Indonesia yang disesuaikan dengan sistem ekonomi.

2. jelaskan masalah yg menjadi tantangan perekonomian indonesia di masa yang akan datang!
    Salah satu tantangan yang menanti di depan mata adalah risiko turbulensi di pasar keuangan global, yang dapat dipicu oleh kenaikan suku bunga di Amerika Serikat, the Fed fund rate.
Kedua adalah adanya akumulasi modal portofolio oleh investor luar negeri pada obligasi negara yang sudah sangat besar, dan ini dapat dengan mudah mengalir keluar serta memicu gejolak kurs ketika terjadi guncangan dari eksternal.

3. sebutkan 6 indikator pengelolaan hutang indonesia membaik versi indonesia!
    pertama, utang nominal bertambah tapi PDB naik tajam sehingga rasio utang/PDB turun tajam terutama sejak 2005.

kedua, tambahan pinjaman luar negeri netto negatif sejak 2005, artinya Indonesia membayar pinjaman luar negeri jauh lebih besar dari penarikan pinjaman baru.

ketiga, utang yang bertambah (nominalnya) adalah dalam bentuk Surat Berharga Negara (SUN & Sukuk) rupiah yang diterbitkan di dalam negeri agar dapat mengurangi pinjaman luar negeri sekaligus mendorong pengembangan pasar modal.

keempat, rezim sebelum Pemerintahan saat ini mengandalkan penjualan aset negara melalui privatisasi dan penjualan aset bank rekap.

4. jelaskan apa yg dimaksud dengan pembangunan berwawasan nusantara!
    Pembangunan berwawasan nusantara adalah pembangunan yang berwawasan ruang. Pembangunan berwawasan ruang (ekonomi regonal) tersirat dalam argumentasi Myrdall dan Hirschman, yang mengemukakan sebab-sebab daerah miskin kurang mampu berkembang secepat seperti yang terjadi di daerah yang lebih kaya.

5. sebutkan manfaat pembangunan infrastruktur di bagian indonesia timid!
     membawa kemajuan negara dan kemakmuran rakyat.

6. sebutkan dan jelaskan 3 faktor berkembangnya sektor industri di indonesia!
    1. kekayaan alam yang melimpah berupa barang tambang,hasil hutan,dan hasil pertanian
    2. letak kawasan industri yang sangat strategis sehingga memudahkan pemasaran
    3. bentuk negara kepulauan sehingga memudahkan jaringan lalu lintas air berkembang dengan baik serta memiliki kapasitas angkut yang besar

7. sebutkan dan jelaskan 3 indikator dalam pembangunan ekonomi!
    A. indikator moneter
    Indikator ini berkaitan dengan uang. Uang disini berupa tingkat income yang diterima oleh masyarakat.
          B. indikator nonmoneter
    Indikator ini merupakan indicator yang diambil dari beberapa hal pokok yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat
          C. indikator campuran

    - pendidikan
    - kesehatan
    - perumahan
    - angkatan kerja
    - KB dan fertilitas
    - ekonomi
    - kriminalitas
    - perjalanan wisata
    - akses media massa

8. sebutkan ciri ciri utama perekonomian indonesia!
    - perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan
    - sektor yng menguasai hajat hidup orang  banyak dikuasai oleh negara
    - semua sumber daya alam dikuasai oleh negara, dan digunakan untuk kemakmuran rakyatnya
    - perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan demokrasi ekonomi

    

9. sebutkan dan jelaskan kebijakan pemerintah dalam mengatasi krisis ekonomi!
    yang dilakukan pemerintah ialah menarik semua subsidi agar bisa meringankan beban negara.
    

10. "mendapatkan keuntungan/ laba dengan maksimal dengan biaya/ usaha yg minimal". menurut anda pernyataan ini benar atau salah? jelaskan!
     menurut saya salah. sebenernya bisa saja mendapatkan keuntungan maksimal dgn biaya minimal, tetapi dengan "usaha maksimal juga". karena walaupun punya biaya yg maksimal belum memungkinkan akan mendapatkan keuntungan maksimal kalo tidak bersama usaha. jadi keuntungan maksimal bisa didapatkan dengan usaha maksimal produk yg baik.

Jumat, 29 Mei 2015

Tugas Kuliah- Perbankan

Pengertian Bank, Jenis-jenis Bank, Fungsi Bank, dan Reformasi Bank

A. Pengertian Bank
Bank adalah tempat menyimpan uang atau menabung, dan juga tempat untuk meminjam uang. Pada artikel ini akan dibahas mengenai pengertian bank secara lengkap, mulai asal kata bank, pengertian bank secara umum, dan pengertian bank menurut udang-undang pemerintah.
Asal dari kata bank adalah dari bahasa Italia yaitu banca yang berarti tempat penukaran uang. Secara umum pengertian bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan yang umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.

B. Jenis-jenis Bank
1. Bank Sentral
2. Bank Umum
3. Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

C. Fungsi Bank
1. Penghimpun dana Untuk menjalankan fungsinya sebagai penghimpun dana
2. Penyalur dana-dana yang terkumpul oleh bank disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk pemberian kredit
3. Pelayan Jasa Bank dalam mengemban tugas sebagai “pelayan lalu-lintas pembayaran uang” melakukan berbagai aktivitas kegiatan antara lain pengiriman uang, inkaso, cek wisata, kartu kredit

 

Kamis, 30 April 2015

Analisis portofolio saham - Tugas Perekonomian Indonesia



Tugas Perekonomian Indonesia
Caviny Sheila

Analisis Portofolio Saham Optimal pada Saham LQ45
Tahun 2009-2011

Abstrak : Portofolio merupakan Portofolio merupakan kombinasi atau gabungan atau sekumpulan aset, baik berupa aset riil maupun aset finansial yang dimiliki oleh investor. Hakikat pembentukan portofolio adalah untuk mengurangi risiko dengan jalan diversifikasi.

Menurut Kasmir dan Jakfar, Investasi dapat diartikan sebagai penanaman modal dalam suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu relatif panjang dalam berbagai bidang usaha. Penanaman modal yang ditanamkan dalam arti sempit berupa proyek tertentu baik bersifat fisik atau pun non fisik, sepertiproyek pendirian pabrik, jalan, jembatan,pembangunan gedung dan proyek penelitian, dan pengembangan.

Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan saaat ini dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa yang akan datang. Investasi ke dalam aktiva keuangan dapatberupa investasi langsung dan investasi tidak langsung.

1. Return dan Risiko Aktiva Tunggal
Apabila dikaitkan dengan preferensi investor terhadap risiko, maka risiko dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1.       Investor yang menyukai risiko (risk seeker) merupakan investor yang akan lebih suka mengambil investasi yang menghasilkan tingkat pengembalian yang lebih besar walaupun dengan risiko yang lebih tinggi dibandingkan tingkat pengembalian tertentu dengan risiko yang berbeda.
2.       Investor yang netral terhadap risiko merupakan investor yang akan meminta kenaikan tingkat pengembalian yang sama untuk setiap kenaikan risiko.
3.       Investor yang tidak menyukai risiko (risk averter) adalah investor yang akan lebih memilih investasi dengan risiko yang lebih rendah walaupun tingkat pengembalian yang dihasilkan lebih rendah

Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi. Return dapat berupa return realisasi yang sudah terjadi atau return ekspektasi yang belum terjadi tetapi yang diharapkan akan terjadi di masa mendatang. Terdapat 2 macam return yaitu:
1.        Return Realisasi merupakan return yang telah terjadi.
2.        Return Ekspektasi merupakan return yang digunakan untuk pengambilan keputusan investasi.

2. Return dan Risiko Portofolio
Langkah-langkah yang disarankan oleh John Dickinson dalam melakukan portofolio, yaitu:
(1)Placement analysis.
(2)Portofolio construction.
(3)Portfolio selection.

3. Portofolio Optimal
Portofolio merupakan kombinasi atau gabungan atau sekumpulan aset, baik berupa aset riil maupun aset finansial yang dimiliki oleh investor.

A. PENDEKATAN PENELITIAN
1.       Pendekatan Penelitian
2.       Objek atau Subjek Penelitian
3.       Teknik Pengambilan Sampel
4.       Jenis Data
5.       Teknik Pengumpulan Data
6.       Definisi Oprasional
7.       Teknik Analisis Data

Jumat, 27 Maret 2015

Perekonomian Indonesia- Tugas Kuliah



Selamat malam para pembaca blog :-)

Saya caviny sheila ingin membicarakan tentang perekonomian indonesia pada saat ini sebagai tugas kuliah, yg akan saya bahas adalah tentang nilai tukar mata uang asing di indonesia.

Nilai tukar yang berdasarkan pada kekuatan pasar akan selalu berubah disetiap kali nilai-nilai salah satu dari dua komponen mata uang berubah. Sebuah mata uang akan cenderung menjadi lebih berharga bila permintaan menjadi lebih besar dari pasokan yang tersedia. nilai akan menjadi berkurang bila permintaan kurang dari suplai yang tersedia.
Peningkatan permintaan terhadap mata uang adalah yang terbaik karena dengan meningkatnya permintaan untuk transaksi uang, atau mungkin adanya peningkatan permintaan uang yang spekulatif. Transaksi permintaan uang akan sangat berhubungan dengan tingkat aktivitas bisnis negara berkaitan, produk domestik bruto (PDB) (gross domestic product (GDP) atau gross domestic income (GDI)) , dan tingkat permintaan pekerja. Semakin tinggi tingkat menganggur pada suatu negara akan semakin sedikit masyarakatnya yang secara keseluruhan akan dapat menghabiskan uang pada belanja pengeluaran untuk pembelian barang dan jasa dan Bank Sentral, di Indonesia dalam hal ini dilakukan oleh Bank Indonesia biasanya akan sedikit kesulitan dalam melakukan penyesuaian pasokan uang yang dalam persediaan untuk mengakomodasi perubahan dalam permintaan uang berkaitan dengan transaksi bisnis.
Dalam mengatasi permintaan uang dengan tujuan untuk spekulatif, Bank Sentral akan sangat sulit untuk mengakomodasinya akan tetapi akan selalu mencoba untuk melakukan dengan melakukan penyesuaian tingkat suku bunga agar seseorang Investor dapat memilih untuk membeli kembali mata uangnya bila (yaitu suku bunga) cukup tinggi, akan tetapi, dengan semakin tinggi sebuah negara menaikan suku bunganya maka kebutuhan untuk mata uangnya akan semakin besar pula. Dalam hal perlakuan tindakan spekulasi terhadap realitas mata uang akan berkaitan dan dapat menghambat pada pertumbuhan perekonomian negara serta para pelaku spekulasi akan terus, terutama sejak mata uang secara sengaja dibuat agar bisa dalam bawah tekanan terhadap mata uang dalam rangka untuk memaksa agar Bank Sentral dapat menjual mata uangnya untuk tetap membuat stabilitas (bila hal ini terjadi maka para spekulan akan berusaha dapat membeli kembali mata uang tersebut dari bank dan pada harga yang lebih rendah atau selalu akan dekat dengan posisi harapan dengan demikian pengambilan keuntungan terjadi).

Jadi menurut saya yang perlu dilakukan pemerintah adalah, yang pertama, merivisi Usaha Kerja Mandiri (UKM), jadi mendanai pengusaha-pengusaha mandiri Indonesia khusunya pengrajin Indonesia agar dapat dijual keluar negeri (ekspor). Kedua, cintai dan belilah produk dalam negeri. Hal itu akan mengurangi penduduk Indonesia mengkonsumsi produk dari luar negeri. Ketiga,meningkatkan produksi Sumber Daya Alam yang cukup melimpah di Indonesia. Keempat, memperbaiki SDM yang ada di Indonesia. Sehingga kualitas SDM yang ada di Indonesia dapat mengolah SDA yang ada di Indonesia. Lalu yang kelima, pemberian modal lebih untuk pengusaha kecil / petani yang dapat disalurkan sebagai subsidi untuk mengolah sebagian lahan / tanah untuk dijual kembali ke Bulog dan mengelolanya kembali untuk kemudian dijualnya kembali pula.